Selasa, 03 Januari 2012

RANCANGAN PENILAIAN HASIL BELAJAR



A. PENGERTIAN PENILAIAN
Adalah proses sistematis meliputi pengumpulan informasi ( angka, deskripsi verbal), analisis, interpretasi informasi untuk membuat keputusan.

B. PENGERTIAN PENILAIAN KELAS
Proses pengumpulan & penggunaan informasi oleh guru melalui sejumlah bukti  untuk membuat keputusan ttg  pencapaian hasil belajar/kompetensi siswa.

C. CIRI PENILAIAN KELAS

1.    Belajar Tuntas
·      Belajar Tuntas (mastery learning): peserta didik  tidak diperkenankan mengerjakan pekerjaan berikutnya, sebelum mampu menyelesaikan pekerjaan dengan prosedur yang benar, dan hasil yang baik.
·      “Jika peserta didik dikelompokkan berdasarkan tingkat kemampuannya untuk beberapa mata pelajaran dan diajarkan sesuai dengan karakteristik mereka, maka sebagian besar dari mereka akan mencapai ketuntasan”. (John B. Carrol, A Model of School Learning)
·      Guru harus mempertimbangkan antara waktu yang diperlukan berdasarkan karakteristik peserta didik dan waktu yang tersedia di bawah kontrol guru  (John B. Carrol)
·      “Peserta didik yang belajar lambat perlu waktu lebih lama untuk materi yang sama, mereka dapat berhasil jika kompetensi awal mereka terdiagnosis secara benar dan mereka diajar dengan metode dan materi yang berurutan, mulai dari tingkat kompetensi awal mereka”

Pengembangan Tes Hasil Belajar


            Pada pengembangan tes umumnya  melalui serentetan langkah-langkah yang dilakukan berturut turut.
Langkah-langkah Dalam Pengembangan Tes.
  1. Pengembangan spesifikasi tes.
  2. Penulisan soal.
  3. Penelaahan soal.
1.   Penelaahan secara teoretis.
2.   Penelaahan secara empiris.
  1. Menganalisis butir soal
  2. Administrasi tes.

A.    Pengembangan Spesifikasi  Tes.
            Pengembangan tes adalah langkah paling awal dan paling menentukan dalam pengembangan  seperangkat tes. Oleh karena itu bagian ini tujuan evaluasi harus ditetapkan  yang tentu saj termasuk pada materi apa soal-soal yang akan disusun.
            Langkah berikutnya adalah menyusun kisi-kisi, di dalam kisi-kisi terdapat komponen-komponen yaitu: (1) kompetensi yang diujikan, (2) materi, (3). uraian materi, (4) Indikator, (5) no soal, (6) bentuk soal, (7) aspek yang diukur.

Geometri Fraktal

Fraktal adalah benda geometris yang kasar pada segala skala, dan terlihat dapat "dibagi-bagi" dengan cara yang radikal. Beberapa fraktal bisa dipecah menjadi beberapa bagian yang semuanya mirip dengan fraktal aslinya. Fraktal dikatakan memiliki detail yang tak hingga dan dapat memiliki struktur serupa diri pada tingkat perbesaran yang berbeda. Pada banyak kasus, sebuah fraktal bisa dihasilkan dengan cara mengulang suatu pola, biasanya dalam proses rekursif atau iteratif.
Bahasa Inggris dari fraktal adalah fractal. Istilah fractal dibuat oleh Benoît Mandelbrot pada tahun 1975 dari kata Latin fractus yang artinya "patah", "rusak", atau "tidak teratur". Sebelum Mandelbrot memperkenalkan istilah tersebut, nama umum untuk struktur semacamnya (misalnya bunga salju Koch) adalah kurva monster.
Berbagai jenis fraktal pada awalnya dipelajari sebagai benda-benda matematis. Geometri fraktal adalah cabang matematika yang mempelajari sifat-sifat dan perilaku fraktal. Fraktal bisa membantu menjelaskan banyak situasi yang sulit dideskripsikan menggunakan geometri klasik, dan sudah cukup banyak diaplikasikan dalam sains, teknologi, dan seni karya komputer. Dulu ide-ide konseptual fraktal muncul saat definisi-definisi tradisional geometri Euklides dan kalkulus gagal menganalisis objek-objek kurva monster tersebut.